Tuesday, September 11, 2018

Review No 149 : Youkai Apartment no Yuuga na Nichijou (Not Scary at all...)


Pengen nonton anime bergenre misteri tapi takut serem?well mungkin kalian musti nonton anime yang judulnya Youkai Apartment ini.Dari namanya kalian tentu udah bisa nebak gimana jalan cerita dari anime ini kan?yup bener banget,anime ini berkisah tentang apartemen para monster dan hantu.Gimana kisahnya?mari kita simak bersama.

1.Sekilas Tentang Anime ini

Nama lengkap anime ini adalah Youkai Apartment  no Yuuga na Nichijou.Anime ini sendiri merupakan anime yang diadaptasi dari light novel dengan judul yang kurang lebih sama.Youkai Apartment sendiri merupakan anime garapan studio Shin Ei Animation.

Bagi kalian mungkin nama studio ini jarang didenger kalo dibandingin dengan nama studio lain seperti Madhouse atau Bones.Namun jangan salah lho yah,bagi anak-anak 90an,studio ini pernah ngehasilin anime legendaris macam Doraemon,Ninja Hattori-kun,P Man (atau Perman),Hagemaru dan Crayon Shinchan.Untuk anime yang baru dari studio ini yang cukup keren itu ada Trickster,Amaama to Inazuma,dan Karakai Jouzu no Takagi San.


Cerita Youkai Apartement sendiri berkisah tentang Inaba Yuushi,seorang remaja yang baru masuk sebuah SMA bisnis (kalo disini mungkin jadi SMK kali yah).Kehidupan Inaba sendiri boleh dibilang cukup tragis,karena dirinya ditinggal mati oleh kedua orangtuanya akibat sebuah kecelakaan mobil.Akhirnya dia dipungut oleh sang paman.Namun Inaba sendiri merasa gak nyaman tinggal dengan keluarga pamannya ini.

Akhirnya ia memutuskan untuk bersekolah di SMA Bisnis karena sekolah itu memiliki fasilitas asrama.Permasalahnya adalah,ketika ia baru akan masuk kesekolah itu ternyata asramanya terbakar dan butuh waktu sekitar 6 bulan untuk memperbaikinya.Frustasi dengan semua itu akhirnya Inaba lontang-lantung mencari solusi tempat tinggalnya.Ditengah keputus asaanya itu ada suara yang membisikannya untuk menyewa sebuah apartment.
Hayo tebak siapa yang orang dan siapa yang Yokai..??

Apartement yang disewa ini terbilang luas dan nyaman namun anehnya disewakan dengan sangat murah.Usut punya usut ternyata ada rumor hantu yang mendiami apartemen ini.Lalu bagaimanakah nasib Inaba selanjutnya?akankah dia bisa bertahan disana dan melanjutkan hidupnya?well kalian bisa tonton serialnya untuk tahu kelanjutan ceritanya.

2.First Impression

Sesuai ekpektasi,mungkin kata itulah yang menggambarkan anime ini.Dengan judul yang cukup lugas kita dengan mudah membayangkan bagaimana jalan cerita anime ini sendiri.Meskipun demikian,bukan berarti anime ini tidak memiliki kejutan yang menarik.Plot twist dan alur cerita di anime ini cukup membuat gue tertarik dengan anime ini.

Salah satu kejutan yang bikin gue senyum-senyum sendiri adalah ketika Inaba berkenalan dengan para penghuni  Apartemen Yokai.Beberapa penghuni Apartemen ini ada yang manusia juga.Ketika gue ngeliat sosok manusia disana,otak gue langsung mikir gini “ini ada orang yang berani tinggal di apartemen penuh hantu model gini,kalo enggak hantu yang nyamar jadi orang kemungkinan lainnya mereka itu dukun”
 
Kalo di Indonesia ada GGS,disini ada GGD (Ganteng-ganteng Dukun :P)
Hal yang kocak adalah,semua ekspektasi gue bener..Orang-orang yang tinggal disana (dalam artian yang punya wujud manusia) itu adalah Youkai (Semacam monster),Yurei (Hantu) dan para dukun.Yup,orang-orang yang tinggal disini itu meskipun dari luarnya keliatan normal,tapi sebenernya gak ada satupun orang normal yang ada di apartemen ini (termasuk juga Inaba menurut gue).

3.Reviews

Theme and Story (8)

Sejujurnya gue ngerasa bahwa anime akan berkutat tentang kehidupan Inaba di apartemennya dan interaksinya dengan para hantu.Ternyata cerita di anime ini jauh dari harapan gue dan bahkan melebihi ekspektasi yang harapkan.

Pertama cerita ini punya background story yang cukup menarik sekaligus suram yakni mengenai kematian kedua orang tua Inaba dan bagaimana hal itu bikin sikap Inaba menjadi dingin terhadap lingkunganya.Kedua kita melihat bagaimana interaksi Inaba dan Hase.Tokoh Hase sebagai seorang sahabat menurut gue bener-bener keren (meskipun gue sangsi ada temen yang bisa kayak Hase di jaman sekarang).

Best Friends Forever..suiiit..suiiit....
Entah kenapa gue ngerasa kalo cerita di anime ini jauh lebih dalam dari apa yang gue bayangin.Ada beberapa pesan yang seolah-olah ingin disampaikan secara terselubung melalui anime ini.Gue ngerasa kalo sang pembuat anime ini ingin mengangkat permasalahan komunikasi yang melanda Jepang dewasa ini.Permasalahan komunikasi ini sendiri menjadi semacam dilemma di kehidupan Negara ini beberapa tahun belakangan.

Seperti yang kita ketahui bahwa Jepang adalah Negara yang modern dan maju.Beberapa permasalahan Negara maju yang paling umum adalah Individualitas.Masing-masing orang menerapkan apa yang disebut sebagai Private Space.Masyarakat Jepang pada dasarnya juga melakukan hal yang sama.Namun sebagai konsekuensinya komunikasi yang terjalin antar individu menjadi semakin berkurang.

Anime ini seolah ingin mengatakan bahwa permasalahan yang timbul di masyarakat jepang modern adalah masalah komunikasi yang buruk dimana orang sangat sulit berinteraksi dengan orang lain.Pesan ini ngingetin gue sama tokoh Ikari Shinji dari anime Neon Genesis Evangelion.Ikari Shinji pada dasarnya mengalami masalah yang generasi muda Jepang rasakan yakni masalah komunikasi dan interaksi antar individu didalam masyarakat.

jadi mending mana?Manusia jahat atau Yokai baik hati???

Simpelnya modernitas yang dibangun di Jepang membawa dampak buruk pada kualitas komunikasi yang terjalin.Pada akhirnya mereka menyadari bahwa interaksi yang terjalin menjadi terbatas dan orang-orang mulai mengalami masalah komunikasi yang pada akhirnya mengganggu kehidupan mereka.Terkadang permasalahan yang terlihat simple ini bisa membawa dampak yang besar,mulai dari frustasi hingga keinginan untuk bunuh diri (kita melihat bagaimana angka bunuh diri di Jepang yang cukup tinggi).

Anime ini sendiri seolah ingin menyadarkan kita dengan memperlihatkan bagaimana hangatnya komunikasi yang terjalin antara para manusia dan Youkai di Youkai Apartement.Premise yang ditawarkan oleh anime ini pada dasarnya adalah bahwa Youkai merupakan peninggalan masa lalu dimana para masyarakat masih dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat berempati dengan baik kepada orang lain dan bahkan kepada para Youkai.

Sejujurnya setelah menyadari pesan ini gue ngerasa bahwa cerita anime ini cukup dalam.Hal ini menurut gue menjadi nilai tambah dari cerita anime ini dibandingin dengan cerita anime dengan genre sejenis yang terlalu berkutat dengan masalah Youkai tanpa melihat konteks kehidupan masyarakat modern.Anime yang mirip dengan pola cerita ini adalah Natsume Yuujinchou.Kalo kalian nonton anime Natsume Yuujinchou,tentu kalian sadar kalo animenya sendiri tidak berfokus hanya pada cerita Youkai tapi bagaimana interaksi antar manusia,dan manusia dengan Youkai.

Character Development (7.5)

Kalo boleh jujur,anime ini memiliki banyak karakter (terlalu banyak malah).Secara realistis akan sulit untuk menyajikan Character Development untuk semua karakternya dalam anime yang berjumlah 26 episode itu.Jadi pada akhirnya gue melihat bahwa sang pembuat animenya berfokus pada pengembangan karakter dari beberapa tokoh penting yang ada disana Yakni Inaba,Hase,Kuri,Chiaki,Konatsu dan Aoki.

Kuriiii...cho kawaiiii :P
Meskipun demikian,sejujurnya dari banyak tokoh itu kita bisa kerucutin ke 4 tokoh utama yakni Inaba,Hase,Chiaki dan Aoki.Jika masih belum cukup juga kita akan kerucutin lagi ke Inaba doang.Kenapa begitu?jadi gini,karena tokohnya terlalu banyak akhirnya karakter developmentnya jadi gak terlalu dalem.dari sekian banyak karakter yang ada pada akhirnya karakter utama yang menjadi kunci utama cerita ini dari awal hingga akhir adalah Inaba,Hase,Chiaki dan Aoki.Namun tentu saja pada akhirnya yang mendapatkan porsi paling banyak adalah Inaba sebagai sang tokoh utama.

Pengembangan karakter Inaba sendiri dapat kita lihat dari episode permata hingga akhir dimana dia bertranformasi dari karakter yang tertutup (karena trauma ditinggal mati kedua orang tuanya) menjadi lebih terbuka,dan pada akhirnya berusaha untuk mengulurkan tangan membantu orang lain yang mengalami masalah yang sama dengan dirinya.Pengembangan karakter Inaba sendiri menurut gue sebenernya inti dari cerita ini secara keseluruhan sedangkan cerita hantu dan para tokoh hantunya Cuma sekadar pelengkap dari cerita kehidupan Inaba.

Entah kenapa memandang 3 burung bodoh ini ngingetin gue sama film Madagaskar

Dengan kata lain,seperti halnya Natsume Yuujinchou anime ini juga lebih berfokus pada slice of life dengan dibumbui unsur misteri dengan takaran 60 persen slice of life dan 40 persen misteri.Yup,meskipun unsur slice of lifenya lebih dominan namun tidak sampai pada level dimana ia mendominasi cerita secara keseluruhan.Hal ini berbeda dengan Natsume Yuujinchou yang 80 persen slice of life dan 20 persen misteri.

Animation (7)

Kualitas animasi di anime ini boleh dibilang keren meskipun gak bisa dibilang wow.Kenapa gitu?well,anime ini merupakan bagian dari anime Summer 2017.Jika kita bandingkan dengan anime produksi studio Shin Ei animation sendiri,mungkin anime ini bisa dikategorikan top quality.Namun jika kita melihat para pesaingnya Knight and Magic,Touken Ranbu,dan New Game maka gue harus bilang bahwa kualitas animasinya itu standar.Tentu aja gak jelek juga,mungkin lebih tepatnya ada di urutan menengah ke atas tapi belum sampai level Top.

Sound (7.8)

Opening          :


  •  "Good Night Mare" by Lozareena (ロザリーナ) (eps 1-13)
  •  "Hajimari no College (始まりのカレッジ)" by Wi-Fi-5 (eps 14-26)


Ending :


  • "Nichijoushiki Broken down (日常識 Broken down)" by Yuushi Inaba (Atsushi Abe), Mizuki Hase (Yuuichi Nakamura) (eps 1-13, 26)
  • "Neiro (音色)" by Lozareena (eps 14-25)

Dari keempat lagu itu,sejujurnya gue lebih suka opening dan ending yang awal yakni Good Night Mare dan Nichijoushiki Broke down.Entah kenapa gue ngerasa opening dan ending yang kedua gak punya karakter dan impressi sekuat  yang pertama.Memang bener kalo Lozareena juga yang nyanyi buat ending song yang kedua,tapi entah kenapa gue ngerasa agak aneh ketika ending songnya berubah jadi agak mellow dipart keduanya ini.

5.Final Thought dan Rekomendasi

Sejujurnya gue harus bilang anime ini cukup keren dan kompleks.Meskipun karakter developmentnya gak sedalem yang kalian bayangin,tapi hal ini menurut gue bisa dimaklumim mengingat jumlah episodenya yang cuma 26 (dibandingin sama jumlah novelnya sendiri yang lumayan banyak).Dari segi realitas dan kedalaman ceritanya sendiri gue harus bilang bahwa anime ini cukup bikin gue kaget.

Mirip Cardcaptor sakura gak sih wkwkw..:P
Sejujurnya gue jarang nonton anime bergenre slice of life di gabung dengan mistery,satu-satunya yang keingetan dari genre ini adalah anime Natsume Yuujinchou.Overall anime ini keren dan gue rekomendasiin buat kalian tonton.

No comments: